Uki



Profil Uki

Imam Masjid Gaza Terharu denganMuslim Indonesia



Belum lama ini, seorang imam dan hafidz al-Quran dari GJalur Gaza Palestina mampir ke Jogjakarta.

Kedatangan pria bernama Dr. Wael Muhyiddin Azzard ke Indonesia untuk mempererat jalinan iman antara Muslim Indonesia dengan Muslim Palestina.

Doktor hadits alumnus Al Azhar, Kairo Mesir ini setiap hari ia berkeliling dari masjid ke masjid dan dari pesantren ke pesantren guna mengabarkan kondisi Palestina.

Tatkala mampir di Pondok Pesantren Hidayatullah Jogjakarta, dosen Universitas Gaza kaget dengan para santri.
Di saat Syeikh Wael berceramah, tiba-tiba salah seorang santri berdiri dan menyerukan nyel-nyel:
“Khaibar- khaibar Ya Yahud. Jaisyu Muhammad Saufa Ya’ud.”
(Khaibar, khaibar wahai Yahudi, tentara Muhammad akan datang).

Sontak seluruh santri yang hadir mengikuti serempak dan semangat. Melihat itu, Syeikh Wail lalu tersenyum dan mengikutinya.

Di ujung nyel-nyel tersebut lagi-lagi santri bertakbir bersama-sama. Dan, lagi-lagi gemuruh takbir membahana.

Syeikh Wael terperanjat sesaat. Katanya hal itu mengingatkan ia ketika berada di Gaza dan melihat demonstrasi umat Islam Indonesia yang mendukung pembebasan Palestina.
“Saya jadi terkenang saat melihat puluhan ribu orang Indonesia berteriak-teriak Allahu Akbar mendukung bumi Palestina,” ujarnya.

Ia pun berpesan agar selama Ramadhan umat Islam di Indonesia berkenan menyelipkan doa-doa di waktu mustajabah untuk Palestina.
“Bantuan apapun sangat dibutuhkan. Termasuk doa-doa dari kaum Muslimin,” ujarnya.

Sumber

Seorang Jurnalis Jepang Nyatakan Syahadat di Suriah

lihat video


Sorang jurnalis Jepang masuk Islam di Suriah, di depan para pejuang Suriah, Subhanallah...!

Dalam sebuah video yang dipublikasikan di Youtube, menunjukkan seorang pria bermata sipit, seorang jurnalis Jepang menyatakan dua kalimat syahadat di depan Mujahidin dari batalyon Mamduh Julha yang bergerilya di gunung Al-Turkman di perbatasan Suriah-Turki.

Menurut laporan, ia masuk islam setelah tersentuh melihat sikap baik dari para Mujahidin ketika ia sedang meliput pertempuran di wilayah tersebut. Dengan terbata-bata ia mengucapkan "Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah" dibimbing oleh seorang mujahid dari brigade tersebut.

Kemudian para mujahidin mengucapkan takbir, dan muallaf ini pun mengikutinya dengan wajah terlihat gembira "Allahu Akbar, Allahu Akbar!".

Kini ia bernama Musthofa, hamba Allah yang menemukan hidayah di bumi para syuhada, Syam. Pada saat itu, bertepatan pada waktu shalat ashar, maka Musthofa langsung diajak untuk sholat.
Ia diajari berwudhu oleh salah seorang mujahid.
Nampak penuh keseriusan saat ia mengikuti tahapan-tahapan wudhu yang diajarkan.
Selalu ada dakwah dibalik jihad.

Sumber